About Me
Labels
- Accounting Software (5)
- Astaga.com lifestyle on the net (2)
- Djarum Black Blog Competition Vol.2 (5)
- Ide Kreatif (2)
- Ide Kreatif Bidang Pendidikan (16)
- Inovasi (10)
- Kata Mutiara (1)
- Kreatif (1)
Monday, December 14, 2009
8:56 PM | Diposkan oleh
Bambang Irawan
Ide ini sebagai upaya sumbangan pemikiran dalam mendukung Visi dan Misi Kebijakan Pendidikan Nasional melalui penggalian ide kreatif dan pemanfaatan eksisting layanan Lintasarta sebagai sebuah perusahaan telkomunikasi dan media nasional yang memiliki kualitas layanan terpercaya.
Menurut sumber Departemen Pendidikan Nasional , Depdiknas berhasrat untuk pada tahun 2025 menghasilkan: INSAN INDONESIA CERDAS DAN KOMPETITIF (Insan Kamil / Insan Paripurna) . Dalam merumuskan kebijakan untuk mencapai hasrat tersebut, terdapat 3 Pilar kebijakan yaitu:
1) Pemerataan dan perluasan akses pendidikan;
2) Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing keluaran pendidikan;
3) Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan.
Oleh karenanya, ide ini di kembangkan sebagai sebuah solusi untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut dengan berlandaskan kepada 3 pilar kebijakan diatas, secara efektif, effisien, integrated, dan Automatic, yaitu 3S - 4edu ( Smart Solution System For Education).
3S-4edu memiliki 3 sub sistem utama yang terintegrasi sebagai suatu solusi enterprise yang di hosting pada layanan Lintasarta dengan memanfaatkan existing produk yaitu e-learning, internet, email, sms, vicon , cctv. Sedangkan Smart Card di gunakan sebagai kartu identitas user dalam menggakses layanan 3S-4edu. User yang mengakses system ini meliputi guru, pengelola sekolah, instansi terkait (seperti diknas, komite sekolah, bapenas, dan lain-lain), serta masyarakat.
3 sistem utama pada 3S-4edu adalah :
Sub System Pengawasan, Evaluasi dan Pengembangan Sekolah : Tujuan sistem ini adalah perluasan dan pemerataan akses serta penguatan tata kelola dan akuntabilitas. Faeture pada sistem ini meliputi, sistem perencanaan yaitu sistem pengajuan proposal kegiatan sekolah dan verifikasinya berdasarkan databases rencana sekolah baik nsional, ataupun daerah yang dilakukan secara online, sistem pengendalian kegiatan yaitu sistem pelaporan dan evalusai terhadap implimentasi kegiatan sekolah, sistem pengaduan yaitu sistem yang berfungsi menyediakan mekanisme pengaduan dari masyarakat terhadap penyimpangan. System ini terintegrasi dan terhubung dengan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing. System di bangun di atas layanan hosting dengan fasilitas internet,e-mail, sms
Sub System Pengembangan Guru : Tujuan sistem ini adalah peningkatan mutu, relavansi dan daya saing melalui pengembangan tenaga pendidik sebagai profesi berbasis TIK. Sistem ini menyediakan layanan hosting bagi pelatihan guru secara online dan e-elearningnya, melaksanakan proses sertifikasi bagi guru secara otomatis dan online, mulai dari pendaftaran, proses pemberkasan dan penilaian. Masing-masing guru mempunyai card identify sebagai nasional identify bagi guru; kredit point dari guru tersebut serta portofolionya. Selain sertifikasi juga di sediakan sistem penilaian dan evaluasi kompentensi lainnya bagi guru secara online, berkelanjutan, dan terpadu. Misalnya jika seorang guru selesai mengikuti online learning suatu spesifikasi kompetensi maka mendapatkan kredit point, dan jika serangkaian pelatihan online dapat di selesaikan maka guru dapat mengikuti online test, dan jika lulus maka guru tersebut mendapatkan kredit point lagi dan sertifikat penguasaan pengetahuan atau keahlian tertentu, seperti pada proses sertifikasi untuk CCNA, CCNP, MSDA,MSDE, dan lain-lain.
Sertifikasi Kompetensi harus dilakukan evaluasi secara berkala dalam periode tertentu sehingga kompetensi profesi guru tetap terjaga kualitasnya. Elearning yang di sediakan tidak hanya berasal dari pihak pemerintah, tetapi di pihak swasta baik berbayar ataupun dengan mekanisme lainnya. Untuk mendukung komunikasi dan diskusi di antara guru di sediakan forum diskusi dan resource yang terhubung dengan jejaring sosial seperti fb, twitter, dan lain-lain.
Sub System Informasi Sekolah Indonesia : Tujuan sistem ini adalah penguatan pencitraan bagi publik. System ini menyediakan informasi sekolah , seperti profile sekolah, daya tampung, SDM, sarana prasarana, photo sekolah & kegiatannya dan lain-lain untuk seluruh sekolah di indonesia. Arsitektur sistem ini dapat di analogikan seperti katalog produk dan layanan pada suatu online shop, isinya bukan produk, melainkan profil sekolah & news. Pada sistem ini, disediakan katalog, searching, dan online streaming dengan pemanfaatan CCTV, sehingga profil yang di sajikan benar-benarkan mencerminkan kondisi real. Jadi profil yang di sajikan seolah-olah benar-benar seperti berkunjung ke sekolah tersebut. Mekanisme Feedback juga harus di sediakan dengan pemanfaatan email coorperate dan VICON, sehingga pengunjung dapat bekomunikasi secara realtime dengan frontline sekolah secara online.
Sub System Security Smart Card Indentify System : Masing-masing user mempunyai card identify sebagai nasional identify dengan portofolio yang disesuaikan kewenangan masing-masing. Dengan card identify ini, system akan melakukan pengaturan terhadap level akses. User (Pemakai) system meliputi semua komponen yang berhubungan dengan sistem pendidikan nasional & dalam kontek system ini, seperti guru, pengelola sekolah, diknas, bappenas, dan pemerintah daerah.
Manfaat
Penerapan secara nasional memberikan nilai effisiensi tinggi, seperti pengurangan biasa pelatihan dan pengembangan guru dan sekolah, sistem perencanaan dan pengendalian yang lebih efektif terhadap pelaksanaan dan pengembangan pendidikan nasional; akuntabilitas & transparansi dalam lebih terjamin sehingga membangun kepercayaan terhadap dunia pendidikan indonesia, dapat di jangkau secara lebih luas dan lebih mudah oleh seluruh daerah, memberikan kualitas pelayanan lebih baik dengan tersedianya keleluasaan bagi guru, sekolah & daerah dalam pengembangan pendidikannya tetapi sinkronisasi secara nasional tetap terpusat , tersedianya mekanisme feedback pelaksanaan program yang lebih mudah dan efektif, dan masih banyak lagi keuntungan yang diperoleh sebagai impact impliementasinya
Added Feature
Untuk mencapai solusi maksimal, ide ini dapat di integrasikan dengan konsep-konsep yang telah saya posting sebelumnya, diantaranya :
Closing Notes
Sudah saatnya dunia pendidikan berfikir secara komprehensip, bekerja sama sebagai komunitas & network pencipta insan cerdas & kompetitif di tengah perubahan dunia yang bergerak sangat cepat. Budaya inovasi dan belajar sepanjang hayat merupakan sebuah nilai yang perlu di tanamkan, di pelihara, dipupuk , di kembangkan dan disediakan mekanisme untuk untuk menampung buah-buah karya anak bangsa. TIK sebagai intrument yang memungkinkan perluasan kesempatan dan mereduksi cara-cara konvensional sehingga nilai efektivitas & effisiensi diperoleh secara optimal, tidak seharusnya di anggap sebagai ancaman , tetapi harus di sikapi sebagai sebuah tantangan.
Sebagaimana pada Astaga.com lifestyle on the net , pendidikan alami nasalah kronis!
Menurut sumber Departemen Pendidikan Nasional , Depdiknas berhasrat untuk pada tahun 2025 menghasilkan: INSAN INDONESIA CERDAS DAN KOMPETITIF (Insan Kamil / Insan Paripurna) . Dalam merumuskan kebijakan untuk mencapai hasrat tersebut, terdapat 3 Pilar kebijakan yaitu:
1) Pemerataan dan perluasan akses pendidikan;
2) Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing keluaran pendidikan;
3) Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan.
Oleh karenanya, ide ini di kembangkan sebagai sebuah solusi untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut dengan berlandaskan kepada 3 pilar kebijakan diatas, secara efektif, effisien, integrated, dan Automatic, yaitu 3S - 4edu ( Smart Solution System For Education).
3S-4edu memiliki 3 sub sistem utama yang terintegrasi sebagai suatu solusi enterprise yang di hosting pada layanan Lintasarta dengan memanfaatkan existing produk yaitu e-learning, internet, email, sms, vicon , cctv. Sedangkan Smart Card di gunakan sebagai kartu identitas user dalam menggakses layanan 3S-4edu. User yang mengakses system ini meliputi guru, pengelola sekolah, instansi terkait (seperti diknas, komite sekolah, bapenas, dan lain-lain), serta masyarakat.
Diagram Arsitektur System 3S-4edu
3 sistem utama pada 3S-4edu adalah :
Sub System Pengawasan, Evaluasi dan Pengembangan Sekolah : Tujuan sistem ini adalah perluasan dan pemerataan akses serta penguatan tata kelola dan akuntabilitas. Faeture pada sistem ini meliputi, sistem perencanaan yaitu sistem pengajuan proposal kegiatan sekolah dan verifikasinya berdasarkan databases rencana sekolah baik nsional, ataupun daerah yang dilakukan secara online, sistem pengendalian kegiatan yaitu sistem pelaporan dan evalusai terhadap implimentasi kegiatan sekolah, sistem pengaduan yaitu sistem yang berfungsi menyediakan mekanisme pengaduan dari masyarakat terhadap penyimpangan. System ini terintegrasi dan terhubung dengan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing. System di bangun di atas layanan hosting dengan fasilitas internet,e-mail, sms
Sub System Pengembangan Guru : Tujuan sistem ini adalah peningkatan mutu, relavansi dan daya saing melalui pengembangan tenaga pendidik sebagai profesi berbasis TIK. Sistem ini menyediakan layanan hosting bagi pelatihan guru secara online dan e-elearningnya, melaksanakan proses sertifikasi bagi guru secara otomatis dan online, mulai dari pendaftaran, proses pemberkasan dan penilaian. Masing-masing guru mempunyai card identify sebagai nasional identify bagi guru; kredit point dari guru tersebut serta portofolionya. Selain sertifikasi juga di sediakan sistem penilaian dan evaluasi kompentensi lainnya bagi guru secara online, berkelanjutan, dan terpadu. Misalnya jika seorang guru selesai mengikuti online learning suatu spesifikasi kompetensi maka mendapatkan kredit point, dan jika serangkaian pelatihan online dapat di selesaikan maka guru dapat mengikuti online test, dan jika lulus maka guru tersebut mendapatkan kredit point lagi dan sertifikat penguasaan pengetahuan atau keahlian tertentu, seperti pada proses sertifikasi untuk CCNA, CCNP, MSDA,MSDE, dan lain-lain.
Sertifikasi Kompetensi harus dilakukan evaluasi secara berkala dalam periode tertentu sehingga kompetensi profesi guru tetap terjaga kualitasnya. Elearning yang di sediakan tidak hanya berasal dari pihak pemerintah, tetapi di pihak swasta baik berbayar ataupun dengan mekanisme lainnya. Untuk mendukung komunikasi dan diskusi di antara guru di sediakan forum diskusi dan resource yang terhubung dengan jejaring sosial seperti fb, twitter, dan lain-lain.
Sub System Informasi Sekolah Indonesia : Tujuan sistem ini adalah penguatan pencitraan bagi publik. System ini menyediakan informasi sekolah , seperti profile sekolah, daya tampung, SDM, sarana prasarana, photo sekolah & kegiatannya dan lain-lain untuk seluruh sekolah di indonesia. Arsitektur sistem ini dapat di analogikan seperti katalog produk dan layanan pada suatu online shop, isinya bukan produk, melainkan profil sekolah & news. Pada sistem ini, disediakan katalog, searching, dan online streaming dengan pemanfaatan CCTV, sehingga profil yang di sajikan benar-benarkan mencerminkan kondisi real. Jadi profil yang di sajikan seolah-olah benar-benar seperti berkunjung ke sekolah tersebut. Mekanisme Feedback juga harus di sediakan dengan pemanfaatan email coorperate dan VICON, sehingga pengunjung dapat bekomunikasi secara realtime dengan frontline sekolah secara online.
Sub System Security Smart Card Indentify System : Masing-masing user mempunyai card identify sebagai nasional identify dengan portofolio yang disesuaikan kewenangan masing-masing. Dengan card identify ini, system akan melakukan pengaturan terhadap level akses. User (Pemakai) system meliputi semua komponen yang berhubungan dengan sistem pendidikan nasional & dalam kontek system ini, seperti guru, pengelola sekolah, diknas, bappenas, dan pemerintah daerah.
Manfaat
Penerapan secara nasional memberikan nilai effisiensi tinggi, seperti pengurangan biasa pelatihan dan pengembangan guru dan sekolah, sistem perencanaan dan pengendalian yang lebih efektif terhadap pelaksanaan dan pengembangan pendidikan nasional; akuntabilitas & transparansi dalam lebih terjamin sehingga membangun kepercayaan terhadap dunia pendidikan indonesia, dapat di jangkau secara lebih luas dan lebih mudah oleh seluruh daerah, memberikan kualitas pelayanan lebih baik dengan tersedianya keleluasaan bagi guru, sekolah & daerah dalam pengembangan pendidikannya tetapi sinkronisasi secara nasional tetap terpusat , tersedianya mekanisme feedback pelaksanaan program yang lebih mudah dan efektif, dan masih banyak lagi keuntungan yang diperoleh sebagai impact impliementasinya
Added Feature
Untuk mencapai solusi maksimal, ide ini dapat di integrasikan dengan konsep-konsep yang telah saya posting sebelumnya, diantaranya :
- Knowladge Management Portal Khusus Untuk Guru Indonesia : Knowladge Management Portal Khusus Untuk Guru Indonesia : sebagai sistem pembelajaran & pelatihan guru beberbasis Knowladge Management
- Online Double Degree Program : sebagai fasilitas pendidikan pengembangan bagi tugas belajar pegawai & guru sehingga tetap memperoleh pendidikan lanjutan yang berkualitas tanpa harus meninggalkan tugas dalam negeri
- mBusiness Learning System : sebagai penyedia layanan bagi learning produk & learning service & pengembangan materi pembelajaran berbasis TIK
- Online Bidder Bagi Invintor Inovator Dan Creative Thinker : Online Bidder Bagi Invintor Inovator dan Creative Thinker : sebagai layanan yang dapat di manfaatkan oleh sekolah (misal SMK) dalam memasarkan produk dan ide kreatif nya
Closing Notes
Sudah saatnya dunia pendidikan berfikir secara komprehensip, bekerja sama sebagai komunitas & network pencipta insan cerdas & kompetitif di tengah perubahan dunia yang bergerak sangat cepat. Budaya inovasi dan belajar sepanjang hayat merupakan sebuah nilai yang perlu di tanamkan, di pelihara, dipupuk , di kembangkan dan disediakan mekanisme untuk untuk menampung buah-buah karya anak bangsa. TIK sebagai intrument yang memungkinkan perluasan kesempatan dan mereduksi cara-cara konvensional sehingga nilai efektivitas & effisiensi diperoleh secara optimal, tidak seharusnya di anggap sebagai ancaman , tetapi harus di sikapi sebagai sebuah tantangan.
Sebagaimana pada Astaga.com lifestyle on the net , pendidikan alami nasalah kronis!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





0 komentar:
Post a Comment