About Me
Labels
- Accounting Software (5)
- Astaga.com lifestyle on the net (2)
- Djarum Black Blog Competition Vol.2 (5)
- Ide Kreatif (2)
- Ide Kreatif Bidang Pendidikan (16)
- Inovasi (10)
- Kata Mutiara (1)
- Kreatif (1)
Friday, December 10, 2010
9:59 PM | Diposkan oleh
Bambang Irawan
e-learning bukan berati menempatkan bahan ajar di web. Selain bahan ajar, skenario pembelajaran perlu dipersiapkan dengan matang untuk mengundang keterlibatan peserta didik secara aktif dan konstruktif dalam proses belajar tersebut.
Teknologi baru, terutama di 4G memiliki peran yang semakin penting dalam belajar. Banyak orang percaya bahwa multimedia dapat membawa kita kepada situasi belajar dimana "learning with effort" akan digantikan dengan "Learning with fun".
Dalam kontek adult learning, belajar merupakan upaya yang cukup sulit untuk diimplementasikan karena berbagai faktor pembatas seperti usia, jarak, waktu, baiya, serta karakteristik mereka. Orang dewasa, memiliki konsep dirinya sudah mandiri, memiliki kebutuhan untuk menentukan dan mengarahkan dirinya sendiri ( Self Determination dan Self Direction). Kondisi ini, memerlukan model yang berbeda bagi adult learning, yaitu kebutuhan terhadap proses pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, tidak membosankan, dan multimedia paling tidak dapat membuat belajar menjadi lebih efektif.
Mobile Learning Pada Era 4G
Mobile Learning System dengan dukungan teknologi 4G mampu menghadirkan sebuah konsep sistem pembelajaran elektronik dengan basis multimedia dengan menggunakan teknologi mobile. Konsep ini minimal, memiliki komponen-komponen berikut
Manfaat dan Potensi
Model Mobile Learning System sebagaimana disajikan diatas, di dukung oleh infrastruktur telekomunikasi yang cepat yaitu 4G, diharapkan akan mendorong peningkatan daya saing bangsa melalui peningkatan daya saing individu-individu sebagai kolektivitas organisasi dan masyarakat, melalui penyediaan sarana dan sistem pembelajaran (learning) yang cepat, tepat, efektif dan efisien.
Beberapa benafit yang diperoleh bagi Mobile Learning berkecepatan tinggi, diantaranya :
4G akan hadir dan memasuki komersialisasi di Indonesia. Kemajuan teknologi ini menjadi tantangan bersama untuk mengoptimalkan manfaat bagi diri kita, lingkungan dan bangsa. Persaingan yang semakin berat dalam era global dan pasar bebas mengharuskan kita untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dalam menghadapi tantangan tersebut sehingga kita tidak tergilas dan hanya menjadi obyek kemajuan-kemajuan tersebut.
Teknologi baru, terutama di 4G memiliki peran yang semakin penting dalam belajar. Banyak orang percaya bahwa multimedia dapat membawa kita kepada situasi belajar dimana "learning with effort" akan digantikan dengan "Learning with fun".
Dalam kontek adult learning, belajar merupakan upaya yang cukup sulit untuk diimplementasikan karena berbagai faktor pembatas seperti usia, jarak, waktu, baiya, serta karakteristik mereka. Orang dewasa, memiliki konsep dirinya sudah mandiri, memiliki kebutuhan untuk menentukan dan mengarahkan dirinya sendiri ( Self Determination dan Self Direction). Kondisi ini, memerlukan model yang berbeda bagi adult learning, yaitu kebutuhan terhadap proses pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, tidak membosankan, dan multimedia paling tidak dapat membuat belajar menjadi lebih efektif.
Mobile Learning Pada Era 4G
Mobile Learning System dengan dukungan teknologi 4G mampu menghadirkan sebuah konsep sistem pembelajaran elektronik dengan basis multimedia dengan menggunakan teknologi mobile. Konsep ini minimal, memiliki komponen-komponen berikut
- Vendor merupakan personal ataupun perusahaan sebagai nara sumber pelatihan dan pembelajaran. Vendor bertindak sebagai supplier bagi learning services dan learning contents
- Learner merupakan personal, masyarakat, employment, ataupun organisasi dan perusahaan yang memakai layanan yang di tawarkan oleh vendor.
- Portal System merupakan kesatuan dari sistem manajemen,software, hardware, dan sistem komunikasi yang terintegrasi yang berfungsi mengatur interaksi antara komponen-komponen dalam ekosistem mobile learning ini sesuai dengan kapabilitas masing-masing.
- Konten adalah learning materials yang di peroleh dari vendor dalam dalam bentuk teks, gambar, suara,video. Konten disini, mengandung pengertian yang lebih luas dari materi pembelajaran, yaitu semua aspek yang jelas tentang topik dan metode pembelajaran. Perluasan ini diperlukan karena pada adult learning, kebutuhan informasi tentang tujuan, arah dan model pembelajaran menjadi alasan yang penting untuk mengkonsumsi konten/topik tersebut.
- Infrastruktur terdiri dari penyedia layanan (server), perangkat akses (mobile device dengan aplikasi penukung) dan jaringan komunikasi yang efektif bagi multimedia content yaitu 4G
Manfaat dan Potensi
Model Mobile Learning System sebagaimana disajikan diatas, di dukung oleh infrastruktur telekomunikasi yang cepat yaitu 4G, diharapkan akan mendorong peningkatan daya saing bangsa melalui peningkatan daya saing individu-individu sebagai kolektivitas organisasi dan masyarakat, melalui penyediaan sarana dan sistem pembelajaran (learning) yang cepat, tepat, efektif dan efisien.
Beberapa benafit yang diperoleh bagi Mobile Learning berkecepatan tinggi, diantaranya :
- Pembelajaran yang lebih interaktif, dengan dukungan konten berbasis multimedia
- Cost Saving, terms of training charges, travel and lodging expenses, and lost employee work time
- Revenue Generation, tidak hanya membantu dalam melakukan efisiensi biaya, tapi dapat juga dijadikan sebagai sumber penghasilan baru, misalnya mengembangkan segmen pelanggan dan meningkatkan loyalitas pelanggan dengan product atau brand learning untuk pelanggan atau masyarakat.
- Peningkatan akses belajar masyarakat (terutama dari aspek geografis) karena dapat diakses dimanasaja dan kapan pun dan kemudahan untuk delivery dan sinkronisasi dalam proses pembelajaran,
- Mendukung sistem pembelajaran just-in-time, yang diprediksi sebagai kebutuhan pembelajaran saat ini dan yang akan datang.
- Pengembangan budaya belajar mandiri (self learning)
- Personalization, learner dapat memilih topik dan konten yang diinginkan.
- Effectiveness, learning materials disampaikan secara efektif, karena dikirimkan dan diterima langsung oleh learner yang ingin dituju,pengiriman learning materials dapat dilakukan saat itu juga, bahkan dalam hitungan detik,tingkat kegagalan dalam proses penyampaian learning materials ke perangkat mobile sangat kecil.
- Integrity, learning dapat di kendalikan secara terpusat
- Automatic, sistem administrasi lebih efisien dengan otomasi berbagai proses seperti learning contract, course booking, reparasi kelas, updating learning record
4G akan hadir dan memasuki komersialisasi di Indonesia. Kemajuan teknologi ini menjadi tantangan bersama untuk mengoptimalkan manfaat bagi diri kita, lingkungan dan bangsa. Persaingan yang semakin berat dalam era global dan pasar bebas mengharuskan kita untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dalam menghadapi tantangan tersebut sehingga kita tidak tergilas dan hanya menjadi obyek kemajuan-kemajuan tersebut.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





0 komentar:
Post a Comment